DEMI MASA, SESUNGGUHNYA MANUSIA DALAM KERUGIAN KECUALI ORANG BERIMAN

PASTI banyak di antara pembaca pernah mengalami kejadian
ini.Dalam suatu pertemuan, entah rapat atau seminar,kita
diberi kesempatan untuk berbicara menyampaikan gagasan dalam
waktu singkat,katakanlah sepuluh atau lima belas menit.

Sering kita jumpai orang berbicara tidak langsung pada inti
persoalan, namun lebih banyak pendahuluan, basa-basi ataupun
bercanda, sehingga pimpinan sidang terpaksa mengingatkan dan
memotong,†Maaf,waktu Anda habis.†Ketika dipotong orang
pun ngedumel dan menyesal. Banyak gagasan penting yang belum
disampaikan, tetapi waktu habis.Ada juga penyesalan, mengapa
ketika berbicara isinya tidak sesuai yang diinginkan dan
dipersiapkan.

Rasanya ingin berbicara lagi lebih baik, tetapi jatah waktu
sudah habis. Demikianlah, saya berulang kali mengalami
peristiwa semacam itu.Tiba-tiba suatu saat pikiran terentak
dan terhenyak.Bukankah drama hidup mirip sekali dengan acara
seminar itu? Banyak sekali keinginan untuk berbuat kebaikan
selama hidup ini,tetapi kita terkecoh untuk melakukan hal-
halyang tidak penting dan tidak bermakna.

Kita hidup berleha-leha,hanya mengejar kesenangan, namun
belum tentu berujung pada garis kebajikan. Tak disadari
beragam penyakit mendekat, menjerat, dan tiba-tiba malaikat
Izrail datang dan melakukan interupsi: maaf jatah umur Anda
habis! Ketika sang moderator seminar kehidupan mengingatkan
waktu kita tinggal sedikit,baru tersadar dan menyesal,
mengapa jatah umur yang kita miliki tidak digunakan
sebaik-baiknya.

Begitu banyak daftar keinginan yang belum tercapai semata
karena kita semua lengah dalam memanfaatkan jatah waktu. Akal
dan nurani masing-masing bisa menimbang dan menilai dengan
jernih dan objektif, bahwa apa yang telah dilakukan selama
ini ternyata bobotnya rendah.Banyak memakan biaya, waktu dan
tenaga, tetapi nilai gunanya untuk memenuhi kebutuhan dunia
dan bekal akhirat ternyata bobotnya kecil.

Karena itu, siapa pun yang mulai memasuki hari tua, ditambah
lagi kesehatan memburuk, yang ada hanyalah penyesalan dan
sederet daftar keinginan yang tidak mungkin terwujud karena
jatah waktu telah habis. Orang pun lalu
berandai-andai,†Kalau saja waktu bisa diputar balik dan kita
memulai lagi menapaki masa muda, maka aku pasti tidak akan
menyianyiakan jatah umurku.†Sesungguhnya peristiwa
penyesalan dan pembelajaran hidup itu terjadi tidak mesti
menunggu hari tua atau datangnya malaikat Izrail.

Hampir setiap hari kita cenderung melakukan kesalahan serupa
secara berulang-ulang. Coba saja dihitung dan dicermati
aktivitas kita sehari-hari.Semua orang memiliki jatah waktu
yang sama,yaitu 24 jam sehari-semalam.Ambil kertas dan pensil
lalu dihitung sendiri, dari jatah waktu itu berapa jam untuk
kerja produktif dan bermanfaat bagi diri dan orang lain?
Berapa ratus dan ribu kata yang keluar dari lisan kita,dan
dari jumlah itu berapa persen yang bernilai, yang merusak dan
yang sia-sia belaka?

Setiap hari kita mengeluarkan energi,menggerakkan
tangan,kaki, lisan, mata, berpikir dan mengaktifkan organ
tubuh lain, tetapi kita jarang sekali, bahkan tidak pernah
membuat kalkulasi dan pengendalian diri agar semua aktivitas
kita produktif dan bermakna. Padahal, bukankah perbuatan baik
dan buruk itu sama-sama mengeluarkan daya dan upaya? Bukankah
berpikir positif atau negatif itu sama-sama mengeluarkan
energi? Bukankah berbicara baik atau buruk itu sama-sama
menggerakkan mulut dan bibir?

Lalu, mengapa kita tidak memilih yang baik dan positif saja?
Jadi, setiap hari banyak sekali peringatan dan pelajaran
hidup, baik yang terjadi pada diri kita sendiri maupun orang
lain. Jangan sampai ketika tanda waktu habis kita kaget,
menyesal, dan mengutuk diri sendiri. Mari kita belajar
disiplin dan mendisiplinkan diri sendiri untuk hidup
produktif konstruktif.

Jangan sia-siakan umur hanya untuk sibuk menyalahkan orang
lain serta berkeluh kesah. Coba introspeksi, buku apa yang
dibaca, acara televisi apa yang paling banyak ditonton,tema
dan materi apa yang paling banyak diobrolkan, perilaku apa
yang paling sering dilakukan? (*)

 
iTWorked - Where IT always work !!